tersaruk-saruk
kaki di tepi
kota-kota dunia
terantuk kata
sunyi
dan wajah pucat
seringkali
langit begitu
kering
tiba-tiba,
kepala kembali
ke kota masa kecil
beserta
segebung sayang
dan kepahitan
teramat manis
Semarang, 7 November 2008
kaki di tepi
kota-kota dunia
terantuk kata
sunyi
dan wajah pucat
seringkali
langit begitu
kering
tiba-tiba,
kepala kembali
ke kota masa kecil
beserta
segebung sayang
dan kepahitan
teramat manis
Semarang, 7 November 2008
:: original taste ::
BalasHapuspuisi yang puitis karena diolah dari sediaan pengalaman pribadi dengan bumbu rasa secukupnya
Wah Ben akhirnya terobati juga kangenku baca puisimu kembali. ditunggu yang lainnya ya. Ma kasih
BalasHapus